116 x 0 x

Hai #SaudaraKili kali ini Kili Kili punya artikel baru nih. Di artikel ini Kili Kili akan membahas tentang pesona desa Wae Rebo. Banyak yang bilang kalau desa Wae Rebo itu merupakan desa terindah di Indonesia yang terletak di atas awan loh. Nah maka dari itu Kili Kili akan bahas tentang desa Wae Rebo tersebut, langsung simak aja yuk.

Desa Wae rebo terletak di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Desa ini terkenal terpencil dan jauh dari keramaian. Desa ini terletak di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Karena desa ini sangat bersejarah, maka pada tahun 2012 Unesco menetapkan desa ini sebagai salah satu warisan kebudayaan dunia.

Desa Wae Rebo terkenal populer karena di tempat tersebut terdapat 7 rumah utama yang disebut Mbaru Niang. Wisatawan yang datang mengunjungi desa ini juga tertarik karena desain kuno dari arsitektur desa tersebut yang menjadikan ciri khasdesa Wae Rebo.

Pemandangan alam di desa Wae rebo juga tidak kalah menarik. Wisatawan juga bisa melihat gunung-gunung sebagai pemandangan desa tersebut dan karena desa tersebut masih asri pemandangan di sekitar desa tersebut berwarna hijau. Di desa Wae rebo juga terdapat kebun kopi dan biasanya wisatawan yang berkunjung akan dihidangkan kopi khas Flores dari desa tersebut yang nikmat.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi desa Wae Rebo wisatawan harus menempuh jalan yang panjang. Pertama harus menempuh jalur udara dengan tempat pemberhentian di Denpasar kemudian dilanjutkan menuju Labuan Bajo. Dari Labuan Bajo lanjut 2-3 jam perjalanan darat dengan mobil menuju Denge. Wae Rebo yang berada di lembah diantara pegunungan, hanya bisa ditempuh melalui jalan kaki dari Denge, desa terdekat dengan Desa Wae Rebo yang masih bisa diakses oleh mobil. perjalanan dari Denge menuju Wae rebo bisa mencapai 3 jam. Pengunjung juga harus menyebrangi sungai dan melewati jurang. Karena perjalanan tersebut sangat panjang dan memakan tenaga, wisatawan yang berkunjung juga harus bersiap-siap terlebih dahulu.

Untuk mengunjungi desa Wae Rebo wisatawan tidak dipungut biaya. Biaya hanya diperlukan untuk transportasi wisatawan pribadi. Wisatawan disarankan menggunakan tas ransel yang kuat, menggunakan sepatu hiking, membawa jaket dan kaos kaki untuk tidur karena desa tersebut berada di ketinggian maka udara di desa tersebut sangat dingin, wisatawan juga disarankan untuk mengambil uang tunai di Labuan Bajo karena di desa tersebut wisatawan tidak dapat menemukan atm, membawa baterai cadangan seperti power bank karena listrik di desa tersebut sangat terbatas.

Wisartawan juga bisa bermalam di desa Wae Rebo karena di desa tersebut terdapat sebbuah home stay. Dan tidak jauh dari home stay juga ada pusat informasi dan perpustakaan.

Wisatawan juga bisa bercengkerama dengan penduduk sekitar karena penduduk desa Wae Rebo terkenal ramah. Sebagian masyarakat desa tersebut memiliki kebiasaan bertani dan sedangkan wanitanya membuat tenun.

Desa Wae Rebo juga memiliki hal-hal yang menarik sehingga menjadi keistimewaan tersendiri bagi desa tersebut, seperti desa Wae Rebo termasuk ke dalam daftar desa tertinggi di Indonesia. Desa Wae Rebo hanya memiliki 7 rumah dan rumah tersebut telah bertahan selama 19 generasi, Pada setiap bulan November warga desa Wae Rebo merayakan upacara adat Penti sebagai ucapan syukur atas hasil panen selama setahun dan memohon keharmonisan dan perlindungan. Walaupun desa Wae Rebo terletak di daerah Nusa tenggara Timur, tetapi warga desa tersebut berasal dari keturunan Minang, Sumatera Barat. Walaupun desa Wae Rebo terletak di tempat terpencil, tetapi warga desa tersebut sangat mencintai NKRI dan setiap hari kemerdekaan warga desa tersebut selalu melakukan upacara untuk memperingati hari tersebut.

Gimana nih #SaudaraKili artikelnya sangat menarik kan? Sekarang #SaudaraKili udah tau kan gimana kerennya desa Wae Rebo. Kalau #SaudaraKili tertarik mengunjungi desa Wae Rebo bisa banget nih liat trip Labuan Bajo di Kili Kili. Dan kalau ada yang ingin #SaudaraKili tanyakan tentang trip Labuan Bajo bisa banget nih klik di sini. Sekian artikel tentang desa Wae Rebo. Happy Holiday!

  • Tour Gabungan Sumba dan Nusa Tenggara Timur Part 1

    View more
  • Tour Gabungan Sumba dan Nusa Tenggara Timur Part 3

    View more
  • WAE REBO

    View more
  • CIREBON

    View more
  • Tour Gabungan Sumba dan Nusa Tenggara Timur Part 2

    View more
Top