2450 x 1 x
MENGUPAS HABIS SEJARAH SUKU BADUY, APAKAH KALIAN SUDAH TAHU? – Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang kaya akan suku dan adat istiadat yang tersebar di seluruh pelosok nusantara. Terdapat beragam Suku Bangsa dan Kelompok Etnik di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa suku pun masih menjaga dan menjunjung tinggi adat istiadat nenek moyang mereka dan bersatu dengan alam sehingga menjaga kelestarian-kelestarian alam Indonesia. Salah satu suku yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan tek tersentuh dunia luar hingga saat ini adalah Suku Baduy atau Baduy Kanekes, Banten. Namun ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengetahui asal usul suku Baduy karena mereka adalah masyarakat yang menutup diri dari dunia luar yang membuat tidak banyak yang memahami asal muasal suku mereka. Kali ini kita akan mengupas sejarah Suku Baduy dan semoga dapat menambah pengetahuan kalian tentang Suku Baduy. Yuk kita sama – sama belajar!
 

Berdasar kepercayaan suku Baduy Kanekes, mereka mangaku keturunan dari Batara Cikal. Asal usul ini kerap kali dihubungkan dengan Nabi Adam sebagai nenek moyang yang pertama beserta keturunannya, tak terkecuali masyarakat Kanekes punya tugas bertapa atau asketik (Mandita), guna menjaga keharmonisan dunia. Di lain sisi, asal usul suku Baduy Kanekes berbeda dengan pendapat para ahli sejarah, yang mana mereka berdasar dengan bukti-bukti sejarah seperti catatan perjalanan pelaut Portugis dan Tiongkok, prasasti, serta cerita rakyat perihal "Tatar Sunda" yang terbilang minim akan keberadaannya. Sebelum masa Kesultanan Banten berdiri, bagian ujung barat pulau Jawa adalah kawasan penting bagi Kerajaan Sunda. Dimana Banten menjadi pelabuhan dagang yang sangat besar dan ramai digunakan untuk pengangkutan hasil bumi dari wilayah pedalaman yang ramai memungkinkan sungai Ciujung bisa dilayari dengan berbagai macam perahu. Karenanya penguasa kawasan tersebut yang dikenal dengan nama Pucuk Umun beranggapan kalau kelestarian sungai harus dipertahankan. Setelah itu pasukan tentara kerajaan diminta untuk menjaga dan mengelola wilayah hutan lebat dan perbukitan di sekitar Gunung Kendeng. Perbedaan pendapat tersebut memberikan dugaan bahwa pada masa lampau adanya identitas sejarah yang sengaja ditutup dan mungkin juga untuk melindungi kelompok Kanekes dari serangan musuh Pajajaran.

 

Suku Baduy sendiri terbagi menjadi 2 etnis yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar yang tentunya mempunyai kebiasaan yang cukup berbeda. Baduy Dalam yang sampai sekarang ini ketat mengikuti adat istiadat nenek moyangnya bukanlah masyarakat terasing, terpencil, ataupun masyarakat yang terisolasi dari perkembangan dunia luar walau memang kehidupan masyarakatnya tidak tersentuh modernisasi. Mereka menerima para pengunjung tersebut dengan ketentuan bahwa pengunjung menuruti adat-istiadat yang berlaku di sana. Baduy Luar merupakan orang-orang yang telah keluar dari adat dan wilayah Baduy Dalam. Pada dasarnya, peraturan yang ada di baduy luar dan baduy dalam itu hampir sama, tetapi baduy luar lebih mengenal teknologi dibanding baduy dalam. 
 
Dalam kesehariannya masyarakat Suku Baduy menggunakan Bahasa sunda namun tidak berarti mereka tidak dapat berkomunikasi menggunakan Bahasa Indonesia lho. Mereka akan menggunakan Bahasa Indonesia saat berkomunikasi dengan warga luar. Namun karena mereka tidak mengenal akan budaya tulis menulis, kepercayaan juga adat istiadat dan deretan cerita nenek moyang mereka hanya dapat tersimpan dan tersampaikan dalam tuturan lisan saja. Agama yang dianut oleh Masyarakat Baduy Dalam adalah ajaran Sunda Wiwitan, yaitu ajaran leluhur turun temurun yang berakar pada penghormatan kepada karuhun atau arwah leluhur dan pemujaan kepada roh kekuatan alam (animisme). 
 
Itulah Sejarah Suku Baduy yang masih menjaga dan menjunjung tinggi adat istiadat nenek moyang mereka dan bersatu dengan alam sehingga menjaga kelestarian-kelestarian alam Indonesia. Sebuah suku yang masih menjalan aturan-aturan adat yang sangat ketat agar tetap terjaganya kelestarian wilayahnya. Nah,kita punya kabar baik nih buat Saudara Kili Kili. Bagi kalian yang ingin berlibur/traveling di masa new normal, kita sudah membuka Paket Tour ke beberapa destinasi wista yang tentunya sudah diadaptasikan dengan Protokol New Normal. Diantaranya ada Regular Tour Baduy Dalam dan Regular Tour kepulauan seribu. Bagi kalian yang akan melakukan Traveling di masa new normal diharapkan untuk memahami 5 Hal Yang Wajib Kamu Perhatikan saat Traveling Di Masa New Normal. Pastikan kalian melakukan research sebelum berkunjung. Gunakan masker selalu dan pastikan menjaga jarak satu sama lain. Stay safe and See You Next Trip! Jangan lupa hubungi Kili Kili Adventure ya kalau kalian sudah siap traveling lagi!
  • Tour Spesial Baduy Dalam (Women Only)

    View more
  • BADUY DALAM

    View more
  • Tour Spesial Natal 2019 - Baduy Dalam

    View more
  • Tour Spesial Baduy Dalam

    View more
  • Tour Spesial Natal 2019 - Baduy Dalam

    View more
  • BADUY DALAM

    View more
  • BADUY DALAM

    View more
Top