• 087777660511
  • 085211137749
  • 082110893015
17 x 0 x
Mengenal Seluk Beluk Suku Tengger, Bromo – Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki beraneka ragam suku dan budaya. Keaneka ragaman tersebut menjadi salah satu hal yang istimewa dari Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke Indonesia terdapat kurang lebih 1.340 suku yang hidup berdampingan. Dari mulai suku yang besar seperti suku jawa hingga suku terpencil seperti suku yang ada di Kalimantan maupun Papua. Di wilayah Jawa sendiri terdapat berbagai macam suku, salah satunya yaitu Suku Tengger.
 
Suku Tengger merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia dan mendiami dataran tinggi seitaran kawasan pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur. Penduduk Suku Tengger menempati sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Malang. Saat ini jumlah populasi Suku Tengger yakni sekitar 5000 orang. Suku Tengger biasa panggil dengan sebutan Wong Tengger atau Wong Brama.
 
Nama Tengger memiliki makna pegunungan, yang sesuai dengan daerah kediaman Suku Tengger. Selain itu nama Tengger berarti berdiri tegak atau berdiam tanpa gerak, yang melambangkan watak orang Tengger yang berbudi pekerti luhur, yang harus tercermin dalam segala aspek kehidupan. Ada juga yang menyebutkan bahawa Tengger berasal dari gabungan nama leluhur Suku Tengger, yakni Rara Anteng dan Jaka Seger yang merupakan leluhur mereka.
 
Karena Suku Tengger diyakini merupakan keturunan langsung dari kerajaan matapahit, maka sebagian besar masyakarakat Suku Tengger beragama hindu. Tetapi ada juga yang menganut agama islam dan agama lainnya, namun sebagai minoritas. Merunut pada Kerajaan Majapahit terdahulu, Suku Tengger tidak menerapkan sistem kasta dalam kehidupan sehari-hari, namun sistem persaudaraan yang erat. Sama seperti suku lain yang terdapat di Indonesia, Suku Tengger juga memiliki aturan adat sendiri yang harus dipatuhi dan dihormati oleh seluruh masyarakat Suku Tengger.
 
Bahasa yang digunakan Suku Tengger masih termasuk kedalam rumpun bahasa jawa dalam cabang rumpun bahasa farmosa yang merupakan salah satu bahasa dalam kebudayaan suku jawa. Sehingga bahasa Suku Tengger ini sering kali disebut sebagai bahasa Jawa Tengger. Dan ada yang beranggapan bahwa bahasa Suku Tengger merupakan turunan dari bahasa Kawi dan banyak mempertahankan kalimat-kalimat kuno yang sudah tak digunakan lagi dalam bahasa Jawa modern. 
 
Suku Tengger memiliki berbagai upacara kebudayaan, salah satu yang terkenal yaitu Upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini dilakukan setahun sekali dan bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara yakni Pura Luhur Poten Bromo dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Suku Tengger meyakini bahwa Gunung Bromo atau Gunung Brahma merupakan gunung suci. Untuk itu upacara dilakukan di kaki Gunung Bromo.
 
Selain Upacara Yadnya Kasada atau Kasodo terdapat upacara lain yang dilakukan oleh masyarakat suku Tengger seperti Upacara Karo, Upacara Kapat, Upacara Kawalu, dan Upacara Kasanga. Namun yang paling terkenal dan ditunggu-tunggu oleh para wisatawan untuk disaksikan adalah Upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Jika Anda penasaran seperti apa upacara-upacara adat tersebut, Yuk Ikut Trip Weekend Holiday Bromo Midnight & Bromo Coban Pelangi setiap akhir pekan jalan  bersama Kili Kili Adventure.
  • Bromo Malang

    View more
  • Bromo Malang Batu

    View more
  • Jazz Gunung Bromo 2D1N

    View more
  • BROMO COBAN PELANGI

    View more
  • Jazz Gunung Bromo 3D2N

    View more
  • Tour Spesial Lebaran 2019 - Bromo Midnight

    View more
  • Outing - Bromo Malang Batu

    View more
  • Suku Dayak Iban

    View more
  • Tour Reguler Bromo Midnight

    View more
  • Tour Spesial Lebaran 2019 - Bromo Coban Pelangi

    View more
Top