136 x 0 x
ASAL USUL NAMA JALAN MALIOBORO DI YOGYAKARTA, YANG BENAR MARLBOROUGH ATAU MALYABHARA? – Katanya, kalian belum ke Yogyakarta jika belum mampir ke Malioboro. Terletak di jantung Daerah istimewa Yogyakarta, jalan malioboro adalah pusat distrik wisata terbesar di Yogyakarta yang dikelilingi oleh banyak hotel, restoran, dan toko-toko di dekatnya. Trotoar di kedua sisi jalan ramai dengan kios-kios kecil yang menjual berbagai barang mulai dari yang biasa kita temui sampai barang – barang vintage yang unik. Banyaknya musisi jalanan, pelukis, dan seniman lain memamerkan kreasi mereka di jalan ini membuat Jalan Malioboro dikenal sebagai jalannya para seniman. Namun, tahukah kalian dari mana asal-usul nama  jalan Malioboro? Dan apa makna dari kata malioboro itu sendiri? Yuk kita sama – sama belajar!
 
Ada 2 sejarah yang mendasari asal usul/makna kata malioboro. Yang pertama, Kata malioboro berasal dari nama seorang kolonial Inggris yang bernama “Marlborough” yang pernah tinggal disana pada tahun 1811-1816 M. Hal itu didasarkan pada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa Keraton Yogyakarta pada zaman Sultan Hamengku Buwono II pernah dirampok oleh pasukan Inggris, peristiwa itu dikennal sebagai Geger Sepehi pada tahun 1812. Namun karena pengucapan kata "Marlborough" dianggap terlalu sulit, maka orang mengucapkannya dengan Malioboro. Cerita ini cukup dikenal masyarakat namun belum terbukti keasliannya. 
 
Berbeda dengan sebelumnya, kali ini nama Malioboro disebut berasal dari kata Malyabhara. Dalam bahasa Sansekerta, kata “malioboro” bermakna karangan bunga yang ditemukan dalam buku Ramayana asli. Hal ini membuat beberapa sejarawan yakini sebagai inspirasi Sultan Hamengku Buwono I untuk menamakan kotanya. Adanya perjanjian Giyanti pada 1755 disebutkan sebagai awal berfungsinya malyabhara di Yogyakarta pada abad ke-19 dan 20 dalam upacara penyambutan kedatangan tamu besar dari Batavia. Berbeda dengan sebelumnya kebanyakan warga Yogya meyakini cerita sebagai asal muasal nama Malioboro. 
 
Itulah dua cerita asal usul dibalik nama Jalan malioboro di yogyakarta yang mungkin kalian belum tahu. Bagi kalian yang belum tau, saat ini 3 tempat wisata di daerah istimewa Yogyakarta sudah dibuka kembali dengan mengikuti protokol new normal loh. Diantaranya pusat kota Jalan Malioboro, Taman pintar dan kawasan wisata keratin. Bagi kalian yang akan melakukan traveling dimasa new normal diharapkan untuk memahami 5 Hal Yang Wajib Kamu Perhatikan saat Traveling Di Masa New Normal. Pastikan kalian melakukan research sebelum berkunjung. Gunakan masker selalu dan pastikan menjaga jarak satu sama lain. Stay safe and See You Next Trip! Jangan lupa hubungi Kili Kili Adventure ya kalau kalian sudah siap traveling lagi!
Tidak ada tour yang terkait
Top